Entah berapa lama tidak silaturrahmi ke blogspotku ini. Tidak seperti blog multiplyku. Apalagi Facebook milikku. Posting terakhir blogspotku tertulis; Senin, 26 Oktober 2009. Saya tidak ingin meninggalkan blogspot ini. Saya akan mulai mengisi lagi dengan berbagai tulisan. Terlebih lagi permasalahan yang dihadapi selama memiliki blogspot hampir terpecahkan.
Mengapa? Karena saya sudah dapat meninggalkan jejak di berbagai blogspot orang lain. Bahkan saya dapat menjadi anggota blogspot2 yang disinggahi. Sebenarnya inilah permasalahan yang menyebabkan saya enggan berkarya di blogspot. Hampir tidak ada orang yang mampir.
Berbeda dengan blog multiplyku. Saya mempunyai daftar teman2 yang dapat selalu disinggahi. Sedangkan dulu blogspotku tidak dapat diperlakukan seperti itu.
Berbeda juga dengan facebook milikku. Di FB, kita dapat mengirimkan tulisan ke FB milik teman. Sehingga tanggapan atau komentar dapat diharapkan ada dari mereka yang dikirimi tulisan.
Mudah-mudahan dengan tulisan pertamaku di tahun 2010 ini, dapat membuat blogspotku ramai dikunjungi orang. Aaamiiin
Arnab adalah singkatan dari namaku dan orang tuaku. Sedangkan gaizir adalah nama kakekku. Adapun Arnab secara etimologi dalam bahasa Arabnya berarti kelinci. Kelinci adalah hewan yang banyak dan cepat mempunyai keturunan. Dengan menggunakan nama ini, aku berharap dapat menjadi penulis yang produktif sebagaimana kelinci juga produktif
Selasa, 23 Maret 2010
Senin, 26 Oktober 2009
UNTUNGNYA MENULIS
Berlatih menulis ternyata ada gunanya. Kita bisa mengungkapkan berbagai hal dengan cara yang berbeda dan tidak membosankan. Kalau dulu menulis selalu dimulai dengan ungkapan ‘pada suatu hari’, kini tidak lagi.
Dengan sering menulis, penilaian terhadap suatu kata dapat berubah. Penting kah kata ini. Apakah kata ini termasuk ‘pemborosan kata’ atau ‘penegasan suatu ungkapan’?
Menulis memang membuat diri menjadi tidak bosan. Seorang penulis dapat menilai tulisannya membosankan apa tidak? Sehingga dia menerangkan suatu kalimat bukan dengan ungkapan yang sama, walau maksudnya bisa sama. Sehingga dengan menulis akan timbul berbagai kreativitas. Utamanya kreativitas dalam mengolah kata.
Kira-kira bagaimana bila membaca tulisan yang seringkali menggunakan kata kemudian, setelah itu, selanjutnya? Membosankan tentunya.
Bila membaca kalimat yang di dalamnya terdapat kata yang sama, itu pun terasa tidak bagus. Rasanya seperti ada sesuatu yang mengganggu.
Bagaimana teman-teman, setuju dengan pendapat saya ini?
Dengan sering menulis, penilaian terhadap suatu kata dapat berubah. Penting kah kata ini. Apakah kata ini termasuk ‘pemborosan kata’ atau ‘penegasan suatu ungkapan’?
Menulis memang membuat diri menjadi tidak bosan. Seorang penulis dapat menilai tulisannya membosankan apa tidak? Sehingga dia menerangkan suatu kalimat bukan dengan ungkapan yang sama, walau maksudnya bisa sama. Sehingga dengan menulis akan timbul berbagai kreativitas. Utamanya kreativitas dalam mengolah kata.
Kira-kira bagaimana bila membaca tulisan yang seringkali menggunakan kata kemudian, setelah itu, selanjutnya? Membosankan tentunya.
Bila membaca kalimat yang di dalamnya terdapat kata yang sama, itu pun terasa tidak bagus. Rasanya seperti ada sesuatu yang mengganggu.
Bagaimana teman-teman, setuju dengan pendapat saya ini?
Langganan:
Postingan (Atom)